Prabowo: Ketum Partai Sepakat Cabut Tunjangan DPR dan Moratorium Kunker LN.


Jakarta, bintangpos.com. Presiden

Prabowo Subianto mengadakan Rapat mendadak dengan sejumlah ketua umum Partai politik dan pimpinan lembaga negara di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu, 31 Agustus 2025.

Pertemuan tersebut di hadiri oleh

1. Ketua MPR Ahmad Muzani, 2. Ketua DPR RI Puan Maharani, 3. Ketua DPD RI Sultan Najamuddin,

4. Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, 5. Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas),

6. Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia,

Slimores
Berat Badan Saya 90 Kg, dan Sekarang 58! Diet Saya Sederhana
Jelajahi lebih banyak. 7. Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

Jerome Polin Ungkap Tawaran Jadi Buzzer Pemerintah Saat Situasi Politik Memanas, Bayaran Satu unit Rp 150 Juta
Kendaraan Awak Media Terbakar Bersamaan dengan Aksi Massa di Gedung DPRD Makassar
Rombongan DPR Tertangkap Menikmati Sydney Marathon Saat Gelombang.

Unjuk Rasa Meluas di Berbagai Kota Tragedi Kebakaran DPRD Makassar, Tiga Orang Meregang Nyawa Akibat Aksi Massa. 8. Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan,

Rapat di gelar untuk menanggapi aspirasi masyarakat yang belakangan meningkat terkait kinerja DPR dan besaran tunjangan Anggota dewan.

Prabowo menyampaikan bahwa diri nya menerima Laporan dari para ketua umum partai politik.

Mengenai langkah-langkah tegas yang telah diambil terhadap anggota DPR yang mengeluarkan pernyataan kontroversial hingga memicu kemarahan publik.

Para ketua umum partai telah memutuskan menonaktifkan sejumlah anggota DPR terhitung mulai Senin, 1 September 2025.

Bagi mereka yang menyampaikan pernyataan keliru, sebagai upaya menenangkan situasi.

Lebih jauh, Presiden menegaskan bahwa pimpinan DPR sepakat mencabut beberapa kebijakan, termasuk besaran tunjangan anggota DPR serta moratorium perjalanan kerja ke luar negeri.

Prabowo juga meminta DPR membuka jalur dialog langsung dengan masyarakat, mahasiswa, dan tokoh publik agar aspirasi dapat tersampaikan secara baik dan konstruktif.

Di sisi lain, Presiden menginstruksikan kementerian dan lembaga agar menerima kritik dan masukan dari publik.

Sebagai bagian dari proses perbaikan jalannya pemerintahan.

Menutup pertemuan, Prabowo meminta masyarakat tetap tenang dan menaruh kepercayaan pada pemerintah bersama partai politik dalam memperjuangkan kepentingan rakyat, termasuk warga yang paling kecil dan tertinggal”,Tegas nya.

( Bintang Napitupulu/ Red )

Berita Terkait

Top
onetag.com, 7cd9d7c7c13ff36, DIRECT